by

23 Desa Terendam Banjir di Pitumpanua

banner 728x90

Wajo – Curah hujan tinggi sejak dua hari lalu menyebabkan Sekitar 23 desa / kelurahan di Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan sehingga ratusan rumah, fasilitas ibadah dan kantor pemerintah terendam banjir. Banjir terparah terjadi di 19 desa / kelurahan dengan ketinggian air setengah meter hingga dua meter.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo. Andi Bau Manussa yang dihubungi mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pendataan untuk desa dan kelurahan yang terkena dampak banjir. Sabtu (6/6/2020)

banner 400x130

“Ada 23 desa dan kelurahan yang terkena dampak banjir, namun yang terparah dengan ketinggian air setengah meter hingga 2 meter terjadi pada 19 Desa / kelurahan,” katanya.

Ia mengatakan personil BPMPD dan Bupati juga masih berada dilokasi guna memantau kondisi banjir yang terjadi.

“Saat ini pendataan masih kami lakukan, Bupati beserta rombongan sementara di lokasi memantau banjir,” ujarnya singkat.

Adapun data yang dihimpun dari berbagai sumber, disebutkan bahwa sebagian wilayah Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo yang terdampak bencana banjir yakni Dusun Bau-Bau Desa Jawi-Jawi dengan ketinggian air mencapai 100 cm dan merendam fasilitas berupa 105 unit Rumah, 2 unit Sekolah , 17 Hektare Sawah.

Di Lingkungan Mattugengkeng Kelurahan Siwa dengan ketinggian air mencapai 30 cm hingga 60 cm, merendam fasilitas berupa rumah sekitar 30 unit dan 17 hektare Sawah.

Desa Jauh Pandang, dengan ketinggian air mencapai 90 cm – 100 cm yang merendam 107 unit Rumah, 1 unit Sekolah, 1 unit Pustu , 15 hektere Sawah

Dusun Padan Lampe Desa Alesilurungnge dengan ketinggian air mencapai 80 cm – 100 cm yang merendam 25 unit Rumah , 1 unit Tempat Ibadah serta 250 hektare Sawah.

Sementara di Dusun Limpomajang Desa Batu dengan ketinggian air mencapai 40 cm – 80 cm yang merendam 55 unit Rumah, 1 unit Tempat Ibadah, 80 Hektare Sawah (km/ampa)

Comment