by

PM Malaysia Usul Mata Uang Bersama untuk Asia Timur Berpatokan Emas

banner 728x90

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad membahas ide mata uang bersama untuk Asia Timur yang dipatok dengan patokan emas. 

Sebagaimana diberitakan Reuters, alasan Mahatir terkait usulan mata uang yang berpatokan emas agar dapat digunakan untuk menyelesaikan impor dan ekspor, tetapi tidak akan digunakan untuk transaksi domestik.

banner 400x130

“Di Timur Jauh, jika Anda ingin datang bersama, kita harus mulai dengan mata uang perdagangan bersama, tidak untuk digunakan secara lokal tetapi untuk tujuan penyelesaian perdagangan,” katanya pada konferensi Nikkei Future of Asia di Tokyo.

“Mata uang yang kami usulkan harus didasarkan pada emas karena emas jauh lebih stabil.”

Dia mengatakan di bawah sistem valuta asing saat ini, mata uang lokal dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal dan dimanipulasi. Dia tidak merinci bagaimana mereka dimanipulasi.

Mahathir telah lama menjadi kritikus perdagangan mata uang, dan pernah terkenal menuduh miliarder George Soros bertaruh melawan mata uang Asia.

Selama krisis keuangan Asia, Mahathir mematok mata uang ringgit sebesar 3,8 terhadap dolar dan memberlakukan kontrol modal. 

Mahathir menjabat selama 22 tahun sebagai perdana menteri sebelum mengundurkan diri pada 2003. Dia terpilih kembali Mei tahun lalu dalam pemilihan yang mengejutkan, mengalahkan koalisi Barisan Nasional yang telah memerintah Malaysia selama enam dekade sejak kemerdekaan.

Awal pekan ini, administrasi Trump mengatakan tidak ada mitra dagang utama yang memenuhi kriteria yang diperlukan untuk ditempatkan pada daftar manipulator mata uang Departemen Keuangan AS, tetapi menunjuk Malaysia di antara sembilan negara yang perlu dicermati.

Sebagai tanggapan, bank sentral Malaysia mengatakan pada hari Rabu bahwa intervensi di pasar mata uang terbatas untuk mengelola volatilitas yang berlebihan. (*)

Sumber: Reuters / Alagraph

Comment